Rabu, 30 Oktober 2013

Hemat Lahan dengan Vertikultur


Vertikultur, salah satu sistem budidaya tanaman yang berkonsep hemat lahan. Berbagai macam sayuran dan buah, bahkan padi pun dapat dikembangkan dengan metode ini.
Menyiasati kurangnya lahan pertanian di Jatim, lebih tepatnya di Tegal Bero Camp, Kelurahan Wirogunan, Pasuruan, mulai dikembangkan vertikultur. ”Kawasan di sini  ingin saya jadikan kawasan produktif dan hidup. Kebetulan ada ide vertikultur untuk kita kembangkan,” papar Ir. H. Suhadi, MM, pemilik Tegal Bero Camp.
Menurut Hadi, sapaan akrabnya, banyak yang sudah mencoba vertikultur. “Ini dapat dilakukan siapa saja. Tidak harus sarjana pertanian, siapa yang mau dan minat karena konsepnya bagaimana menghemat sebuah lahan, di perkotaan, di atap rumah silahkan, di ubin tidak ada masalah,” ucapnya memberi semangat.
Mudah Aplikasinya
Kelebihan dari sistem vertikultur ini, jelas Hadi, sangat banyak, seperti hemat lahan, tidak butuh biaya mahal, produktivitas lebih tinggi, rasa sayuran lebih manis, bawang merah memang kecil tapi rasa lebih pedas, dan mempercepat terwujudkan swasembada pangan. ”Satu rumah tangga cukup memiliki tiga paralon untuk beras, tiga paralon untuk sayur-mayur, tiga paralon untuk buah,” katanya.
Sedangkan kelemahannya, si petani harus tepat nutrisi. Jika tidak, akan mengganggu pertumbuhan dan produktivitas sehingga tanaman tidak semaksimal yang ditanam di tanah karena lahannya yang terbatas. Pola vertikultur ini pun hanya bagus untuk sayuran dan bawang merah, sedangkan  buah-buahan kurang besar ukurannya.
Media tanam pada tahap awal secara umum hanya menggunakan sekam, arang sekam, belerang, abu batu (abu pengilangan batu) untuk menjaga kepadatan, pupuk kandang sapi dan kambing. Tanah sebisa mungkin yang gembur. Komposisinya, sekam dan arang sekam sekitar 50%, abu batu 2,5%—5%, belerang 2,5%, pupuk kandang 10%, tanah gembur 10%, dan sisanya serbuk kayu.
Semua media dicampur dan diurai dengan bakteri pengurai seperti EM4 atau Lactobacillus. Kemudian direndam dalam air selama 7—21 hari, lalu media diangkat, diangin-anginkan, dan dimasukkan ke dalam paralon. Air rendaman dijadikan pupuk organik. Pupuk organik bisa dari bungkil pisang, rebung, empon-empon, dan bekicot. “Untuk praktisnya bisa pakai NPK jadi semi organik,” saran Hadi.
Setelah dua musim tanam, media perlu dibongkar dan direndam kembali dalam air yang mengandung bakteri pengurai. Intinya, media yang digunakan harus sarang (porous) agar tidak terjadi pemadatan karena sistemnya terbebani. “Kalau (media) tidak porous, dia akan terus turun, di bawah akan berat. Lalu media harus punya bakteri hidup untuk memaksimalkan makanan dalam media. Untuk itu posisi tanah di dalam paralon tidak boleh kering biar bakterinya tidak mati,” imbuhnya lagi. Karena itulah irigasi merupakan bagian tersulit tapi paling vital dalam pembuatan vertikultur.
Hadi memanfaatkan bahan yang ada dalam bervertikultur supaya biayanya tidak mahal, seperti bambu dan kaleng bekas cat. Masing-masing bahan mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri. Paralon yang digunakan berdiameter 4 inci, terbuat dari plastik, mudah dilubangi, dan tahan lama, bisa digunakan hingga tiga tahun. Sedangkan bambu dipilih jenis bambu petung.
Kalau pun memilih bekas kaleng cat, biasanya yang berukuran 5 kg. Dulu harganya masih sekitar Rp2.000 per buah. Plastik polibag juga bisa dimanfaatkan, tetapi harus ditambahi kawat sebagai penarik agar tegak berdiri. Bahan plastik ini berumur pendek, hanya 3—4 kali tanam, tapi harganya lebih murah.
Biaya Variatif, Hasil Kompetitif
Hadi memberikan tips langkah-langkah memulai vertikultur. Pertama, disiapkan screenhouse.  Atapnya ditutup plastik UV dan bagian samping dilindungi screen dengan ukuran lubang paling kecil untuk mencegah gangguan hama. Buat lubang untuk menancapkan paralon. Dalam mengatur letak paralon, diterapkan konsep cermin segi delapan yang bertujuan memaksimalkan pencahayaan matahari bagi tanaman.
Paralon dibagi dua bagian menjadi setinggi 2 m dan dilubangi sebanyak 120 lubang. Untuk bawang merah, bagian bawahnya ditusuk kayu sedikit ditempelkan dengan kayunya, jadi sebenarnya dia ditahan kayu dulu sebelum akar keluar. Ketika akar keluar, tanaman bawang sudah kuat. Sedangkan sayuran disemaikan dulu sebelum dipindahkan ke paralon.
Sistem irigasinya irigasi tetes. “Setiap paralon ada lubang dan ada dua selang di dalamnya untuk diisi. Biarkan 15 menit hingga media basah semua, kemudian selang ditutup. Jika belum sempurna, semprot dengan sprayer dengan lembut agar tidak merusak media,” tutur Hadi. Penyiraman ini dilakukan setiap pagi dan sore.
Penggunaan pupuk lengkap NPK wajib diaplikasikan bagi tanaman bawang merah. Pada umur 1—30 hari, pilih yang kandungan N-nya tinggi. Menginjak umur 30 sampai panen, digunakan kandungan PK-nya yang tinggi.
Berdasar pengalaman Hadi, bawang merah sangat sulit dibudidayakan secara murni organik karena pertumbuhan generatifnya akan terganggu jika kekurangan nutrisi P dan K. “Kalau tanaman kurang tegak, maka bisa diberi garam satu sendok dicampur air dalam satu tangki ukuran 14 L dan disemprotkan perlahan ke tanaman,” kata pria yang pernah berkarir di perbankan tersebut.
Sistem vertikultur ini cukup menjanjikan. Bila menanam bawang merah, screenhouse berukuran 10 m x 20 m mampu memuat sekitar 600 paralon. Produksinya 4 kg per paralon. Jika harga panen Rp10.000 per kg, maka hasil yang diperoleh sekitar Rp24 juta. “Dua kali tanam sudah BEP, modal keseluruhan diperlukan sekitar Rp25 juta—Rp50 juta,” hitung Hadi.
Sampai sekarang produksi dari vertikultur masih untuk memenuhi kebutuhan daerah Pasuruan. Ini saja sudah membuat Hadi kewalahan sehingga ia akan mengembangkan lagi di lahan belakang yang lebih luas.
Indah Retno Palupi (Surabaya), Renda Diennazola

Minggu, 27 Oktober 2013

 

USAHA BUDIDAYA KELINCI PEDAGING

Salam Rabbit Lovers......
Dalam postingan saya kali ini,saya akan membahas tentang budidaya kelinci pedaging. Yang saat ini sedang dikembangkan di unit usaha peternakan kami.
Selama ini kami hanya fokus pada jenis2 kelinci hias. Tapi seiring berjalannya waktu dan banyaknya permintaan dari para konsumen tentang kelinci jenis pedaging,akhirnya hal ini menggelitik kami untuk bereksperimen mengembangkan jenis kelinci pedaging ini. Apalagi pangsa pasar dalam pengadaan daging kelinci masih terbuka lebar..




TENTANG KELINCI PEDAGING.

Selama ini masyarakat kita mengenal 2 kategori jenis kelinci.. Kelinci Hias dan Kelinci Pedaging. Masing2 mempunyai karakteristik yg berbeda dalam penanganan sehari2 maupun bisnisnya. Dalam perawatan kesehariannya,kelinci Hias diberikan pakan yg bisa menunjang pertumbuhan bulu yg bagus. Sedangkan kelinci pedaging pemberian pakan bertujuan untuk pertumbuhan daging yg bagus. Kelinci pedaging umumnya dari jenis kelinci Ras besar,pertumbuhannya yg cepat dan memiliki daging yg bagus. Dari ras kelinci besar tersebut,yg sering diternakan adalah jenis FLEMISH GIANT dan NEW ZEALAND. Atau bahkan persilangan dari jenis keduanya,yg biasa kita sebut UNGGULAN.
Di peternakan kami,UNGGULAN mencuri perhatian kami untuk dikembangkan karena.... Dibandingkan dengan flemish giant maupun new zealand,jenis ini lebih punya keunggulan (itu menurut kami) baik dari segi bobot,percepatan pengembangan,maupun dari segi ekonomisnya. 

DITILIK DARI SEGI BOBOT.
kelinci UNGGULAN bisa mencapai bobot 4,2kg - 5kg. Hampir setara dng bobot FLEMISH GIANT maupun NEW ZEALAND versi Indonesia... Bahkan ada salah satu peternak yg mempunyai hingga bobot 6,2kg..... wauuuwww...!!

DITILIK DARI PERCEPATAN PENGEMBANGAN.
UNGGULAN jg lebih cepat masa pengembangannya. Dalam umur 6-7 bulan,jenis ini siap untuk dikawinkan... dalam sekali melahirkan,jumlah anakan bisa sampai 7-9 ekor anakan (tergantung pakan yg diberikan dan perawatan).
Bandingkan dng jenis FLEMISH GIANT .. Jenis ini baru mencapai kematangan reproduksinya saat berumur 12 bulan... terlalu lama bukan??

DITILIK DARI SEGI OKONOMISNYA.
Dalam hal pengadaan bibit atau indukan..harga UNGGULAN jelas lebih murah dibandingkan dengan FLEMISH GIANT maupun NEW ZEALAND. Untuk anakan,di farm kami dihargai 50ribu/ekor usia 2 bulan. Bandingkan dengan anakan FLEMISH GIANT / NEW ZEALAND yg seharga 200-250ribu/ekor usia 2 bulan.. Tentunya sangat tidak bersahabat bagi kantong peternak yg  bermodal pas-pasan.....



                                                                    Flemish Giant


                                                                New Zealand White 


                                                                        Unggulan 

MAKANAN KELINCI PEDAGING.
Pakan kelinci pedaging diutamakan adalah yg bisa menunjang pertumbuhannya... yakni hijauan,seperti rumput lapangan,sayuran..bisa ditambah dng pakan buatan pabrik / pelet kelinci. Jika memungkinkan,tambahkan bekatul, ampas tahu/ampas susu kedelai dalam menu makanannya.
Cara pemberian pakan,diberikan 2 kali dalam sehari.. Pagi antara jam 7 - 8,beri pakan pelet dng sdikit ijoan yg tlah dilayukan trlbih dulu..sdikit bekatul/ampas tahu/ampas susu kedelai... sore hari skitar jam 6 sore,beri makan rumput2an dalam jumlah banyak.. kenapa disore hari harus banyak? karena pada dasarnya,kelinci adalah binatang yg aktif dimalam hari/nocturnal.. yg pd siang harinya duhabiskan hanya untuk tidur2an atau bermalas2an.
jangan lupa sdiakan air minum secukupnya. Salah jika ada yg beranggapan kelinci gak butuh air minum...!! Smua mahluk hidup,butuh air minum.....tak terkecuali kelinci.
pemberian kangkung,yg biasa diberikan oleh peternak pemula,kalau bisa dihindari...karena bisa memicu diare yg berujung pd kmatian. boleh diberikan hanya sebagai selingan..itupun tdk boleh terlalu banyak.
Untuk indukan yg sedang hamil atau menyusui,berhubung kelinci pedaging adalah kelinci dari jenis ras besar yg kemampuan beranaknya banyak...bantu asupan gizinya dng memberi tambahan daun pepaya setiap harinya....atau bisa diberikan tambahan obat herbal ASIFIT yg banyak dijual diapotek atau toko obat.

PERKAWINAN.
Saat mengawinkan kelinci,pastikan calon indukan telah berumur 6-7 bulan.. Karena disaat umur itu,kelinci pedaging telah mencapai kematangan reproduksinya. 
Cara mengawinkan yg benar,bawa kelinci betina ke kandang jantan...jng terbalik! 
Dan waktu yg paling pas untuk mengawinkan kelinci adalah saat malam hari antara jam 7-9..atau dipagi hari antara jam 6-7. Setelah pjantan tlah melaksanakan tugasnya dng baik (prkawinan dianggap sukses klo pjantan terlihat jatuh terkulai lemas setelah masa perkimpoian)...istirahatkan betinanya,ambil dan kluarkan dari kandang pejantan...beri minum dan istirahatkan selama 15 menit. Ulang lagi proses diatas hingga 3x.. dan akan dikategorikan berhasil jika betina sudah tidak mau lagi dng pjantannya..ditandai dng bersuara sungut dan mnjauh jika didekati pjantan.
setelah itu tandai kalender tgl perkawinannya...dan biasanya slama 30-32 hari.bayi kelinci akan lahir.. Agar bayi kelinci tidak tercecer kmana-mana,saat kandungan berumur 27 hari..masukan nestbox/kotak beranak dalam kandang betina.

PERHITUNGAN USAHA BUDIDAYA KELINCI PEDAGING.
Usaha peternakan kelinci,bisa dimulai dari skala kecil,menengah hingga besar.. Dengan tingkat produktifitas dan kesuburan yg sangat tinggi. Dari seekor indukan bisa menjadi 15-20 ekor selama setahun dng asumsi anak hidup hingga dewasa 5 ekor,dan melahirkan 3 kali dalam setahun. 
Dengan tingkat harga daging kelinci yg sedikit lebih tinggi dibanding ayam kampung,sekitar 30 ribu per kg nya..atau 20 ribu per kg berat hidup.. Maka usaha budidaya kelinci pedaging,sangat layak untuk dipertimbangkan menjadi pilihan berwiraswasta.
Kelinci pedaging siap potong,biasanya berusia 6-9 bulan dng berat badan rata-rata 4-5 kg. Harga indukan kelinci FLEMISH GIANT antara 450 ribu - 650 ribu. Sedangkan indukan NEW ZEALAND antara 450 ribu - 500 ribu. Bandingkan dng harga indukan UNGGULAN yg tengah kami kembangkan saat ini yg berkisar antara 250 ribu - 300 ribu. Sangat ekonomis bukan?? 
Maka dengan modal 5 jutaan rupiah sudah cukup untuk usaha budidaya kelinci pedaging..dng rincian : untuk membeli 8 ekor indukan dan 2 ekor pejantan..pembuatan kandang serta biaya operasional selama -/+ 8 bulan. Dengan asumsi setelah 8 bulan,kita sudah bisa mendapatkan income dari penjualan kelinci hasil ternak.


Jika anda tertarik untuk bertenak kelinci,khususnya kelinci hias maupun pedaging..tidak ada salahnya jika anda membekali diri dng pengetahuan dasar tentang berternak kelinci terlebih dulu. Jangan sampai anda beranggapan bahwa beternak,baik itu ayam,kambing,sapi atau kelinci itu gampang,mudah,remeh,sepele... 
Yang slama ini banyak terjadi,banyak pemula hobiis kelinci maupun peternak pemula kelinci mengalami kematian demi kematian pd kelinci kesayangannya... hal ini terjadi bukan karena cuaca yg tidak bersahabat,atau karena sebab lain. tapi lebih disebabkan karena mereka kurang memahami kaidah-kaidah beternak kelinci... 
Kunci dari segala kesuksesan adalah belajar dan belajar.... termasuk saya dan teman-teman di RABBIT LOVERS FARM  selalu berusaha belajar demi kemajuan dunia perkelincian di indonesia.
Untuk itu saya akan berusaha terbuka dan siap memberikan konsultasi bagi anda yg ingin memulai beternak kelinci. SELAMAT MENCOBA DAN SUKSES........

Rabu, 09 Oktober 2013

Budidaya Kunyit

ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA TANAMAN ( PART III )


Analisis Usaha Budidaya
Perkiraan analisis budidaya kunyit seluas 1000 m2 yang dilakukan pada tahun 1999 di daerah Bogor.

1) Biaya produksi

a.Sewa lahan 1 musim tanamRp. 150.000,-
b.Bibit 50 kg @ Rp.
c.Pupuk
- Pupuk kandang 4.000 kg @ Rp. 150,-
- Pupuk buatan: Urea 32 kg @ Rp. 1.100,-
- TSP 16 kg @ Rp. 1800,-
- KCl 16 kg @ Rp. 1.600,-

Rp. 600.000,-
Rp. 35.200,-
Rp. 28.800,-
Rp. 25.600,-
d.PestisidaRp. 100.000,-
e.AlatRp. 60.000,-
f.Tenaga kerjaRp. 200.000,-
g.Panen dan pasca panenRp. 100.000,-
h.Lain-lainRp. 100.000,-

Jumlah biaya produksiRp. 1.399.600,-

2)Pendapatan 2.500 kg @ Rp. 750,-Rp. 1.875.000,-
3)KeuntunganRp. 475.400,-
4)Parameter kelayakan usahaa. Rasio output/input
= 1,399
Usaha budidaya tanaman kunyit skala besar (komersial) atau yang dilakukan secara intensif, di Indonesia belum ada dan sebagian besar petani cenderung menanam tanaman ini sebagai tanaman sampingan saja.

Gambaran Peluang Agribisnis
 
Dewasa ini rata-rata kebutuhan bahan baku kunyit untuk industri kosmetik/ jamu tradisional yang ada di Indonesia antara 1,5-6 ton/bulan. Tingkat kebutuhan pasar dari tahun ke tahun semakin meningkat dengan persentase peningkatan 10-25% per tahunnya. Kebutuhan lebih tinggi pada saat menjelang hari-hari besar/hari raya. Permintaan kebutuhan industri di atas sebagian besar berasal dari pasokan para petani. Melihat dari kebutuhan rata- rata industri jamu dan kosmetik yang ada di dalam negeri, suplai dan permintaan terhadap kunyit tidak seimbang, apalagi memenuhi permintaan pasar luar negeri. Sementara kebutuhan kunyit dunia hingga saat ini mencapai ratusan ribu ton/tahun. Sebagian kecil dari jumlah tersebut dipenuhi oleh negara India, Haiti, Srilanka, Cina, dan negara-negara lainnya.
Indonesia kini sudah selayaknya membudidayakan tanaman ini, terutama dengan sistem monokultur/tumpang sari sehingga produksi yang dicapai lebih cepat dan tinggi, agar kebutuhan minimal dalam negeri terpenuhi secara optimal. Walaupun di daerah Jawa Tengah kini sudah diupayakan sistem penanaman tersebut, juga diperhitungkan dari sudut produktivitas dan jalur tata niaganya, namun luas lahan tanam yang ada belum maksimal untuk memenuhi kebutuhan pasar luar negeri yang mencapai ratusan ribu ton/hanya.
Indonesia sebenarnya mulai mengekspor kunyit. Negara yang dituju antara lain Asia (Malaysia, Singapura, Hongkong, Taiwan, dan Jepang), Amerika, dan Eropa (Jerman Barat dan Belanda). Pada tahun 1987, nilai ekspor tanaman kunyit Indonesia menyumbangkan devisa yang besar bagi negara. Namun pada tahun berikutnya jumlah ekspor tersebut mulai mengalami penurunan dan sempat terhenti pada tahun 1989. Negara India, Cina, Haiti, Srilanka, dan Jamaika kini mulai membudidayakan tanaman kunyit secara besar-besaran dan mereka sudah dapat mengestimasikan produksinya hingga +20 ton/ha.
Dari segi jalur tata niaga, kunyit tergolong efisien, karena dari petani langsung disalurkan ke pedagang pengumpul, lalu ke pabrik/pedagang besar. Maka harga yang diterima petani mencapai 70% dari harga tingkat pabrik, dimana 30% merupakan marjin tata niaga yang terdiri atas 12% marjin biaya dan 18% merupakan marjin keuntungan. Berdasarkan kondisi ini, tata niaga kunyit bisa ditingkatkan lagi, karena marjin terbesar berada pada keuntungan pedagang. Peluang agribisnis kunyit di Indonesia dapat dikembangkan. Kenyataan ini dilandaskan pada tingkat produktivitas, jalur tata niaga, dan kebutuhan kunyit dari berbagai industri yang membutuhkannya.
 



PEDOMAN BUDIDAYA KUNYIT ( PART II )
 HAMA DAN PENYAKIT

 Hama

Ulat penggerek akar (Dichcrosis puntifera.)
Gejala:
pada pangkal akar dimana tunas daun menjadi layu dan lama kelamaan tunas menjadi kering lalu membusuk.
Pengendalian:
tanaman disemprot/ditaburkan insektisida furadan G-3.

 Penyakit

Busuk bakteri rimpang
Penyebab:
oleh kurang baik sistem pengairan (drainase) atau disebabkan oleh rimpang yang terluka akibat alat-alat pertanian, sehingga luka rimpang kemasukan cendawan.
Gejala:
kulit akar tanaman menjadi keriput dan mengelupas, kemudian rimpang lama kelamaan membusuk dan keropos.
Pengendalian:
a.
mencegah terjadi genangan air pada lahan, mencegah terlukanya rimpang;
b.penyemprotanfungisida dithane M-45.

Budidaya Kunyit

PEDOMAN BUDIDAYA KUNYIT ( PART I )


Pembibitan
  1. Persyaratan Bibit
    Bibit kunyit yang baik berasal dari pemecahan rimpang, karena lebih mudah tumbuh. Syarat bibit yang baik : berasal dari tanaman yang tumbuh subur, segar, sehat, berdaun banyak dan hijau, kokoh, terhindar dari serangan penyakit; cukup umur/berasal dari rimpang yang telah berumur > 7-12 bulan; bentuk, ukuran, dan warna seragam; memiliki kadar air cukup; benih telah mengalami masa istirahat (dormansi) cukup; terhindar dari bahan asing (biji tanaman lain, kulit, kerikil).

  2. Penyiapan Bibit
    Rimpang bahan bibit dipotong agar diperoleh ukuran dan dengan berat yang seragam serta untuk memperkirakan banyaknya mata tunas/rimpang. Bekas potongan ditutup dengan abu dapur/sekam atau merendam rimpang yang dipotong dengan larutan fungisida (benlate dan agrymicin) guna menghindari tumbuhnya jamur. Tiap potongan rimpang maksimum memiliki 1-3 mata tunas, dengan berat antara 20-30 gram dan panjang 3-7 cm.
  3. Teknik Penyemaian Bibit
    Pertumbuhan tunas rimpang kunyit dapat dirangsang dengan cara:
    mengangin-anginkan rimpang di tempat teduh atau lembab selama 1-1,5 bulan, dengan penyiraman 2 kali sehari (pagi dan sore hari). Bibit tumbuh baik bila disimpan dalam suhu kamar (25-28 oC). Selain itu menempatkan rimpang diantara jerami pada suhu udara sekitar 25-28 oC. dan merendam bibit pada larutan ZPT (zat pengatur tumbuh) selama 3 jam. ZPT yang sering digunakan adalah larutan atonik (1 cc/1,5 liter air) dan larutan G-3 (500-700 ppm). Rimpang yang akan direndam larutan ZPT harus dikeringkan dahulu selama 42 jam pada suhu udara 35 oC. Jumlah anakan atau berat rimpang dapat ditingkatkan dengan jalan direndam pada larutan pakloburazol sebanyak 250 ppm.

  4. Pemindahan Bibit
    Bibit yang telah siap lalu ditempatkan pada persemaian, dimana rimpang akan muncul tunas telah tanaman berumur 1-1,5 bulan. Setelah tunas tumbuh 2-3 cm maka rimpang sudah dapat ditanam di lahan. Pemindahan bibit yang telah bertunas harus dilakukan secara hati-hati guna menghindari agar tunas yang telah tumbuh tidak rusak. Bila ada tunas/akar bibit yang saling terkait maka akar tersebut dipisahkan dengan hati-hati lalu letakkan bibit dalam wadah tertentu untuk memudahkan pengangkutan bibit ke lokasi lahan. Jika jarak antara tempat pembibitan dengan lahan jauh maka bibit perlu dilindungi agar tetap lembab dan segar ketika tiba di lokasi. Selama pengangkutan, bibit yang telah bertunas jangan ditumpuk.
 Pengolahan Media Tanam
  1. Persiapan Lahan
    Lokasi penanaman dapat berupa lahan tegalan, perkebunan atau pekarangan. Penyiapan lahan untuk kebun kunyit sebaiknya dilakukan 30 hari sebelum tanam.
  2. Pembukaan Lahan
    Lahan yang akan ditanami dibersihkan dari gulma dan dicangkul secara manual atau menggunakan alat mekanik guna menggemburkan lapisan top soil dan sub soil juga sekaligus mengembalikan kesuburan tanah. Tanah dicangkul pada kedalaman 20-30 cm kemudian diistirahatkan selama 1-2 minggu agar gas-gas beracun yang ada dalam tanah menguap dan bibit penyakit/hama yang ada mati karena terkena sinar matahari.
  3. Pembentukan Bedengan
    Lahan kemudian dibedeng dengan lebar 60-100 cm dan tinggi 25-45 cm dengan jarak antar bedengan 30-50 cm.
  4. Pemupukan (sebelum tanam)
    Untuk mempertahankan kegemburan tanah, meningkatkan unsur hara dalam tanah, drainase, dan aerasi yang lancar, dilakukan dengan menaburkan pupuk dasar (pupuk kandang) ke dalam lahan/dalam lubang tanam dan dibiarkan 1 minggu. Tiap lubang tanam membutuhkan pupuk kandang 2,5-3 kg.
     
    Teknik Penanaman
    Kebutuhan bibit kunyit/hektar lahan adalah 0,50-0,65 ton. Maka diharapkan akan diperoleh produksi rimpang sebesar 20-30 ton/ha.
    1. Penentuan Pola Tanam
      Bibit kunyit yang telah disiapkan kemudian ditanam ke dalam lubang berukuran 5-10 cm dengan arah mata tunas menghadap ke atas. Tanaman kunyit ditanam dengan dua pola, yaitu penanaman di awal musim hujan dengan pemanenan di awal musim kemarau (7-8 bulan) atau penanaman di awal musim hujan dan pemanenan dilakukan dengan dua kali musim kemarau (12-18 bulan). Kedua pola tersebut dilakukan pada masa tanam yang sama, yaitu pada awal musim penghujan. Perbedaannya hanya terletak pada masa panennya.
    2. Pembuatan Lubang Tanam
      Lubang tanam dibuat di atas bedengan/petakan dengan ukuran lubang 30 x 30 cm dengan kedalaman 60 cm. Jarak antara lubang adalah 60 x 60 cm.
    3. Cara Penanaman
      Teknik penanaman dengan perlakuan stek rimpang dalam nitro aromatik sebanyak 1 ml/liter pada media yang diberi mulsa ternyata berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan vegetatif kunyit, sedangkan penggunaan zat pengatur tumbuh IBA (indolebutyric acid) sebanyak 200 mg/liter pada media yang sama berpengaruh nyata terhadap pembentukan rimpang kunyit.
    4. Perioda Tanam
      Masa tanam kunyit yaitu pada awal musim hujan sama seperti tanaman rimpang-rimpangan lainnya. Hal ini dimungkinkan karena tanaman muda akan membutuhkan air cukup banyak untuk pertumbuhannya. Walaupun rimpang tanaman ini nantinya dipanen muda yaitu 7 – 8 bulan tetapi pertanaman selanjutnya tetap diusahakan awal musim hujan.
    Pemeliharaan Tanaman
    1. Penyulaman
      Apabila ada rimpang kunyit yang tidak tumbuh atau pertumbuhannya buruk, maka dilakukan penanaman susulan (penyulaman) rimpang lain yang masih segar dan sehat.
    2. Penyiangan
      Penyiangan dan pembubunan perlu dilakukan untuk menghilangkan rumput liar (gulma) yang mengganggu penyerapan air, unsur hara dan mengganggu perkembangan tanaman. Kegiatan ini dilakukan 3-5 kali bersamaan dengan pemupukan dan penggemburan tanah. Penyiangan pertama dilakukan pada saat tanaman berumur ½ bulan dan bersamaan dengan ini maka dilakukan pembubunan guna merangsang rimpang agar tumbuh besar dan tanah tetap gembur.
    3. Pembubunan
      Seperti halnya tanaman rimpang lainnya, pada kunyit pekerjaan pembubunan ini diperlukan untuk menimbun kembali daerah perakaran dengan tanah yang melorot terbawa air. Pembubunan bermanfaat untuk memberikan kondisi media sekitar perakaran lebih baik sehingga rimpang akan tumbuh subur dan bercabang banyak. Pembubunan biasanya dilakukan setelah kegiatan penyiangan dan biasanya dilakukan secara rutin setiap 3 – 4 bulan sekali.

    4. Pemupukan
      a.
      Pemupukan Organik
      Penggunaan pupuk kandang dapat meningkatkan jumlah anakan, jumlah daun, dan luas area daun kunyit secara nyata. Kombinasi pupuk kandang sebanyak 45 ton/ha dengan populasi kunyit 160.000/ha menghasilkan produksi sebanyak 29,93 ton/ha.
      b.Pemupukan Konvensional
      Selain pupuk dasar (pada awal penanaman), tanaman kunyit perlu diberi pupuk susulan kedua (pada saat tanaman berumur 2-4 bulan).
      Pupuk dasar yang digunakan adalah pupuk organik 15-20 ton/ha. Pemupukan tahap kedua digunakan pupuk kandang dan pupuk buatan (urea 20 gram/pohon; TSP 10 gram/pohon; dan ZK 10 gram/pohon), serta K2O (112 kg/ha) pada tanaman yang berumur 4 bulan. Dengan pemberian pupuk ini diperoleh peningkatan hasil sebanyak 38% atau 7,5 ton rimpang segar/ha. Pemupukan juga dilakukan dengan pupuk nitrogen (60 kg/ha), P2O5 (50 kg/ha), dan K2O (75 kg/ha). Pupuk P diberikan pada awal tanam, pupuk N dan K diberikan pada awal tanam (1/3 dosis) dan sisanya (2/3 dosis) diberikan pada saat tanaman berumur 2 bulan dan 4 bulan. Pupuk diberikan dengan ditebarkan secara merata di sekitar tanaman atau dalam bentuk alur dan ditanam di sela-sela tanaman.

    5. Pengairan dan Penyiraman
      Tanaman kunyit termasuk tanaman tidak tahan air. Oleh sebab itu drainase dan pengaturan pengairan perlu dilakukan secermat mungkin, agar tanaman terbebas dari genangan air sehingga rimpang tidak membusuk. Perbaikan drainase baik untuk melancarkan dan mengatur aliran air serta sebagai penyimpan air di saat musim kemarau.

    6. Waktu Penyemprotan Pestisida
      Penyemprotan pestisida dilakukan jika telah timbul gejala serangan hama penyakit.

    7. Pemulsaan
      Sedapat mungkin pemulsaan dengan jerami dilakukan diawal tanam untuk menghindari kekeringan tanah, kerusakan struktur tanah (menjadi tidak gembur/padat) dan mencegah tumbuhnya gulma secara berlebihan. Jerami dihamparkan merata menutupi permukaan tanah di antara lubang tanaman.
     

Minggu, 01 September 2013

OPO KUWI BISNIS/PEBISNIS?

Kai Kunan said "Jangan tapi dipikirakan nak ai, apa haja jalani yang penting halal"
(Artinya "Jangan terlalu banyak berfikir, jika itu halal cepat lakukan")

Mbah Suro "Kuwi dudu ngelmu dagang le, nggolek untung sa gede gedene TAPI janjane kuwi ngelmu ngatur menungso..."
(Artinya "Bisnis itu bukan ilmu berdagang untuk mencari untung sebesar mungkin tapi sesungguhnya bisnis itu adalah ilmu mengendalikan manuasia..........)


Lowo "Pebisnis
 itu seperti kelelawar yang hinggap di pohon kemudian (hanya) mengambil bagiannya lalu pergi...."

Dan kalo menurut Mas Totok, Mas Dedik, Mas Lhut....?

Kamis, 29 Agustus 2013

Lobster Air Tawar

Budidaya Lobster

Pembenihan merupakan proses untuk mendapatkan benih atau anak lobster yang baru. Pembenihan dilakukan dengan cara mengawinkan induk jantan dengan induk betina yang telah matang alat kelamin. Benih yang dihasilkan nantinya bisa dijual ke pembudidaya lain atau dibesarkan. Keberhasilan pembenihan bisa dilihat dari kualitas dan jumlah anakan yang dihasilkan.Karena itu, perlu kejelian dalam memilih calon induk dan induk untuk menjamin anakan yang baik pula.

1. Pemilihan dan Perawatan Calon Induk

Induk memegang peranan penting dalam proses pembenihan, karena hasil anakan dipengaruhi oleh kualitas induk yang dipakai. Dalam budidaya lobster skala kecil ( rumah tangga ), umumnya peternak memiliki minimum paket induk yang terdiri dari 25 betina dan 15 jantan.

 Pemilihan calon indukº

Seleksi calon induk sudah dapat dimulai 2-3 bulan atau panjang tubuhnya mencapai 5 cm. Namun, calon induk yang akan digunakan minimum harus berusia 6-7 bulan dengan panjang tubuh 12-15 cm. Berikut ini tips untuk memilih calon indukan yang berkualitas.

1) Pilih calon induk yang pertumbuhannya paling cepat, dapat dilihat dari bentuk tubuhnya yang lebih gemuk daripada yang lain.
2) Pilih calon induk yang punya nafsu akan besar.
3) Pilih calon induk yang gerakannya lincah.
4) Pilih calon induk yang badannya berwarna cerah.
5) Perhatikan jenis kelamin. Jangan pilih yang banci atau berkelamin ganda yang ditandai alat kelamin jantan tidak terlalu menonjol dan warna merah capitnya tidak terlalu cerah.
6) Jangan memilih lobster yang berkepala besar dan bertubuh kecil karena itu tandanya kurang makan.

Calon induk diperoleh dengan membeli calon induk dari pembudidaya lain. Calon induk yang dipilih berusia 6-7 bulan dengan panjang tubuh 12-15 cm.

 Perawatan calon indukº

Calon induk yang telah dipersiapkan dipelihara dan dirawat dalam wadah yang terpisah dengan lobster lain. Pemisahan ini dilakukan agar calon induk lebih gampang dikontrol dan diawasi perkembangannya, serat agar merasa lebih nyaman.Selain itu, calon indk jantan dan betina juga dipisah dalam wadah yang berbeda agar tidak terjadi perkawinan yang tidak diharapkan saat calon induk belum matang kelamin. Wadah pemeliharaan berupa akuarium berukuran 1 x 0,5 x 0,4 yang diisi air sedalam 10-20 cm. akuarium ini menampung 8 ekor induk.

Selama perawatan, calon induk diberi makan berupa cacing tanah dan cacing darah.Dosis makanan yang diberikan per hari adalah 3% dari berat total calon induk.Pemberian makanan dilakukan 2 kali sehari saat pagi dan sore hari. Untuk menghasilkan telur yang berkualitas dan meningkatkan daya tetas telur, makanan yang diberikan mengandung protein tinggi sebesar 25-35%

2. Mengawinkan Induk

Calon induk yang dikawinkan berusia 10-12 bulan atau saat panjang tubuhnya mencapai 15-17 cm. Induk jantan dan betina yang akan dikawinkan, disatukan dalam wadah perkawinan berupa kolam atau akuarium yang berukuran 40 x 40 x 30 cm dengan tinggi air 20 cm. jumlah induk yang ditebarkan dalam wadah perkawinan adalah induk jantan 3 ekor dan betina 5 ekor.

Dalam wadah perkawinan tersebut diberi tempat persembunyian berupa pipa paralon yang berdiameter 3 inci dengan panjang sesuai tubuhnya.Karena dalam satu kolam terdapat 8 ekor induk, maka kolam tersebut diisi dengan 8 buah lubang persembunyian.

Perkawinan biasanya dilakukan pada malam hari. Saat perkawinan terjadi, lobster jantan akan mengeluarkan sperma dan meletakkannya di dekat pangkal kaki kedua dari lobster betina. Sperma lobster berwarna putih, agak menggumpal dan larut dalam air. Setelah kawin, lobster betina akan meninggalkan induk jantan dan berdiam diri dalam lubang persembunyian.

Di dalam lubang tersebut, induk betina akan mengeluarkan telur secara perlahan-lahan dari alat kelaminnya yang berada pada pangkal kaki ketiga. Telur tersebut selanjutnya akan melewati sperma dan menempel di seluruh permukaan perut. Jumlah telur yang dihasilkan dari induk betina biasanya sekitar 200 butir.Setelah induk mengeluarkan telur, pindahkan telur secara berhati-hati di dalam kolam penetasan.

3. Proses penetasan telur

Kolam penetasan yang digunakan adalah akuarium atau kolam dengan ukuran 1 x 1 x 1 m dan ketinggian air 0,5 meter. Kolam penetasan dapat menampung benih sebanyak 400 ekor atau benih dari 2 induk betina.Dalam kolam penetasa juga diberi lubang-lubang persembunyian atau tempat untuk benih-benih menetas.Lubang persembunyian dibuat dari pipa paralon berdiameter 3 inci.

Pemindahan induk betina harus dilakukan secara berhati-hati agar telur yang menempel di tubuhnya tidak berjatuhan.Saat sedang mengerami telur, induk betina sangat malas dan berdiam diri di lubang persembunyian. Induk betina mengerami telurnya dengan cara melipat kakinya ke arah dalam. Selama proses pengeraman dan penetasan, suhu dalam wadah harus tetap dijaga agar selalu stabil, karena telur sangat sensitif terhadap perubahan suhu.

Telur yang sedang dierami induk akan berkembang secara perlahan-lahan dan akan menetas dalam waktu sekitar 1 bulan. Pada minggu pertama, telur berbentuk bulat dan masih berwarna kuning. Selanjutnya telur akan berubah warna menjadi coklat kehitaman dan mulai tampak bagian-bagian tubuhnya seperti mata dan kaki. Setelah satu bulan, semua bagian tubuh sudah terbentuk sempurna atau menetas. Dalam waktu 2-3 hari, seluruh benih akan terlepas dari tubuh induknya.

Setelah benih menetas dan terlepas, induk dipindahkan ke dalam kolam perawatan induk.Perawatan dilakukan selama minimum 2 minggu untuk memberi waktu pada induk melakukan molting sebelum dikawinkan kembali.Untuk menjaga kualitas benih yang dihasilkan, selama hidupnya induk betina hanya bisa dikawinkan 6 kali.

4. Pemeliharaan Benih

Benih yang baru menetas dipelihara dalam kolam penetasan selama 10 hari.Selanjutnya benih dipindahkan ke kolam pembesaran benih untuk dipelihara selama 2 bulan.Selama pemeliharan benih, kualitas dan pasokan oksigen dalam wadah harus selalu diperhatikan dengan baik.Benih tidak boleh terkena langsung panas matahari karena benih sangat sensitif terhadap perubahan suhu.Setelah berumur 8-15 hari, benih sudah mulai berbentuk seperti lobster dewasa yang memiliki cangkang kepala dan cangkang tubuh.

Untuk menjaga kebersihan wadah pemeliharaan 2 minggu sekali harus dikuras dan dibersihkan total untuk mengantisipasi munculnya bibit penyakit. Saat pengurasan dan pembersihan benih dipindahkan ke wadah lain.

Cara Mudah Budidaya Lobster Air Tawar 

 

Lobster Air Tawar (LAT) atau Freshwater Crayfish merupakan binatang air yang cukup mudah untuk dibudidayakan atau di ternakan. Harga jual nya yang cukup fantastis, sekitar 150-250 ribu rupiah /kg, membuat budidaya lobster air tawar menjanjikan keuntungan bila dilakukan dengan Cara Budidaya Lobster air tawar yang benar dan baik. Habitat asli Lobster Air Tawar adalah di sungai dan di rawa-rawa serta danau.

Media yang dapat di gunakan untuk budidaya lobster air tawar ini sangat bervariasi. Pada umumnya Lobster Air Tawar dibudidayakan secara extensif pada kolam tanah. Pada budidaya secara extensif petani hanya menaruh indukan pada kolam tersebut pada masa berkala kolam tersebut dikeringkan dan lobster yang sudah memenuhi ukuran komersial akan dijual dan sisanya akan dikembelikan ke kolam tanah tersebut. Pada budidaya secara intensif petani mulai memberi pakan ke dalam kolam dengan berbagai macam makan sayur-sayuran termasuk pakan komersil.

Budidaya secara intensif memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan secara extensive. Media lain yang sering digunakan adalah kolam semen atau kolam fiber (Tank). Kolam semen dan kolam fiber ini banyak digunakan untukmembesarkan burayak sampai berat sekitar 5 cm. Di Indonesia budidaya lobster air tawar banyak dilakukan dalam sekala perumahan terutama pada pembenihan.

Cara Budidaya lobster air tawar sangat cepat dan gampang, tidak seperti udang windu atau udang galah yang relatif lebih sedikit dan rumit. Orang awam pun dapat melakukannya sendiri baik dalam skala usaha kecil maupun besar. Dengan sedikit modal dan kemauan yang kuat, setiap orang dapat membudidayakan lobster air tawar. Lobster air tawar tidak mudah stres dan tidak mudah terserang penyakit. Asalkan kebutuhan pakan, kualitas air, dan kebutuhan oksigen terpenuhi maka lobster dapat tumbuh dan berkembang biak dengan cepat. Jika dilihat dari iklim dan siklus musimnya, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk melakukan budi daya lobster air tawar sepanjang tahun. Lobster air tawar yang umumnya bertelur 4–5 kali dalam setahun dapat dimanfaatkan secara maksimal. Selain kondisi iklim yang sangat mendukung, sumber pakan alami bagi lobster tersedia cukup banyak di alam dan mudah diperoleh. Dengan pakan alami tersebut, lobster akan tumbuh dengan cepat. Oleh karena budi daya lobster tidaklah sulit maka bisnis ini dapat digunakan sebagai usaha sampingan.
1. SYARAT HIDUP LOBSTER AIR TAWAR

Lobster air tawar (LAT) pada umumnya dapat hidup pada selang parameter air yang lebar. Mereka diketahui toleran terhadap kandungan oksigen terlarut sangat rendah. Akan tetapi untuk tumbuh dan berkembang dengan baik tentu tidak akan dapat dilakukan pada kondisi demikian. Untuk tumbuh dan berkembang dengan baik mereka memerlukan kadar oksigen terlarut lebih dari 4 ppm.
2. TEMPERATUR Lobster Air Tawar

LAT juga toleran terhadap suhu sangat dingin mendekati beku hingga suhu diatas 35 °C. Meskipun demikian untuk LAT-LAT daerah tropis hendaknya dipelihara pada selang suhu 24 – 30° C Pertumbuhan optimum akan dapat dicapai apabila mereka dipelihara pada selang suhu 25-29 °C.
3. pH DAN KESADAHAN Lobster Air Tawar

LAT hidup pada perairan dengan kisarn pH sedikit alkalin yaitu antara 7-9. Mereka jarang dijumpai berada diperairan dengan pH kurang dari 7. Sedangkan kesadahan (kandungan kapur) air yang diperlukan adalah sedang hingga tinggi. Hal ini diperlukan untuk menjaga kandungan kalsium terlarut cukup tinggi untuk menjamin pembentukan cangkang mereka dengan baik.
4. KUALITAS AIR Lobster Air Tawar

Berbagai laporan menunjukkan bahwa LAT muda sensitif terhadap kadar klorin tinggi. Oleh karena itu sering dianjurkan untuk menuakan air terlebih dahulu sebelum digunakan untuk LAT.

LAT diketahui pula dapat mengakumulasikan merkuri (Hg) dalam tubuhnya sehingga mereka sering dijadikan sebagai indikator pencemaran lingkungan. LAT sensitif terhadap pestidida, terutama dari golongan organoklorin, begitu pula residu-residu minyak. Hal ini hendaknya menjadi perhatikan bagi mereka yang ingin membudidayakan LAT secara terbuka, agar terlebih dahulu memeriksa dengan seksama sumber air yang akan digunakan

Budidaya lobster air tawar biasanya dibedakan menjadi usaha pembenihan Lobster Air Tawar dan usaha pembesaran atau merupakan kesatuan dari keduanya.

Pembenihan adalah menghasilkan bibit atau anakan lobster air tawar hingga ukuran 2 Inci. Yang pertama kali diperlukan adalah Induk Berkualitas yang tidak mudah terserang penyakit dan bukan dari hasil perwakinan sedarah (inbreeding) pasalnya perkawainan sedarah akan menghasilkan lobster berkelamin ganda atau intersex. Berikutnya adalah kolam untuk perkawainan dengan ukuran maksimal 1m2 untuk 1 set (5 ekor betina 3 ekor jantan). Medianya cukup mengunakan aquarium atau kolam semen.

Pembesaran adalah menghasilkan lobter ukuran konsumsi, Yang pertamakali dibutuhkan yaitu bibit lobster air tawar ukuran 2 inci untuk pembesaran. Berikutnya adalah lahan yang yang cukup luas dan sebaiknya merupakan kolam tanah dengan ukuran maksimal 1 M2 untuk 10 ekor. Jantan dan betina harus dipisahkan untuk mencegah perkawinan selama pembesaran. Lobster jantan lebih cepat pertumbuhannya oleh karena itu pembesaran sebaiknya dilakukan pada lobster jantan.

PAKAN Lobster Air Tawar
Agar pertumbuhanLobster air tawar sesuai dengan yang diharapkan maka pakan yang diberikan harus mengandung nutrisi yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan Lobster air tawar. Nutrisi yang dibutuhkan Lobster air tawar terdiri dari Protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral. Sekarang ini sudah banyak produsen-produsen yang memproduksi pakan Lobster air tawar
Jenis-Jenis Pakan Lobster Air Tawar

Pakan alami, biasanya dibudidayakan oleh peternak. Namun karena keterbatasan sarana dan prasaran biasanya peternak merasa kesulitan. Pakan alami yang dibudidayakan umumnya adalah chlorella, tetraselmis, dunaleilla, diatone, spirulina, artemia, kutu air, jentik nyamuk, cacing rambut, cacing tanah dan cacing darah.

Pakan buatan sendiri, merupakan pakan yang diracik oleh peternak dari berbagai bahan seperti: tepung rebon, tepung ikan, cacing, wortel, toge, kacang hijau dan keong mas. Pakan racikan bisa dibentuk pellet atau pasta. Pakan komersil, yaitu pakan yang sudah jadi yang dioleh oleh perusahaan pakan ikan

Pemberian pakan sebaiknya 3% dari berat badan LAT dan diberikan pada pagi atau sore hari. Jika pakan tidak habis sebaiknya dibuang pada saat pemberian pakan berikutnya.

Penyakit pada Lobster Air Tawar
Walaupun Lobster air tawar dikenal lebih tahan terhadap penyakit dibanding udang jenis lain, tidak berarti Lobster air tawar bisa terbebas dari penyakit, penyakit ini biasanya disebabkan oleh virus. Pada periode pembesaran virus yang menjadi penyebab penyakit pada Lobster air tawar adalah:

White Spot Disease (WSD)
Penyakit yang disebabkan virus ini dapat menyebabkan sisi kolam mati. Untuk mengantisipasi serangan virus ini beberapa cara dapat dilakukan, yaitu:
menghindari masuknya LAT yg terinfeksi
mengurangi kepadatan penebaran lobster di dalam kolam
menjaga tingkat kada ammonia dan keasaman air
menghindari air yang sudah digunakan untuk budidaya udang lain
membersihkan alat yang sudah terinfeksi

Ricketsia-like organism
Lobster air tawar yang terinfeksi virus ini biasanya melemah dan kadang-kadang ditandai dengan adanya bintik hitam atau biru kehijaun pada eksokoletonnya. LAT yang mati karena virus ini badan dan kepala terpisah.

Jamur (Crayfish Plague)
Lobster air tawar yang terinfeksi jamur ini umumnya jenis astacus astacus yang berasal dari eropa. Penularannya bisa melalui kutu asphanomices astaci atau bisa juga melalui peralatan yang digunakan

Selain virus tersebut di atas gangguan terhadap Lobster air tawar disebabkan oleh hama, seperti: ular, tikus, burung, lele, dan ikan gurami

Panen Hasil Lobster air tawar
Panen sebaiknya dilakukan pada suhu yang tidak terlalu panas, pagi atau sore atau malam hari. Beberapa teknik panen yang biasa dilakuan pada usaha pembesaran adalah:

1. Flow Trapping

Caranya adalah sebagai berikut:
- Turunkan air kolam sampai 2cm dan persembunyian dikeluarkan dari kolam
- Tempatkan kotak penampung di sisi kolam, tempat aerator pada kotak penampung untuk mencegah kekurangan oksigen.
Pasang papan dengan posisi seperti papan luncur, dari dasar kolam ke sisi kolam tepat di atas kotak penampung.
- Alirkan air pada papan tersebut

Naluri Lobster adalah mencari air segar, dia akan menuju air yang mengalir dari papan dan memanjatnya setelah sampai atas lobster akan jatuh ke kotak penampungan. 2. Perangkap Tikus

Teknik ini menggunakan perangkat tikus yang biasa digunakan di rumah, bagian pintu perangkapnya dig anti dengan corong.

Caranya adalah sebagai berikut:
Sebelum panen LAT jangan diberi makan
Siapkan perangkap tikus yang telah dipasang umpan yang cukup untuk semua LAT
Umpan yang digunakan adalah ikan atau keong mas
Untuk menimbulkan aroma umpan dibakar dulu

Memanen dengan cara ini air kolom tidak perlu diturunkan.
TIPS CARA BUDIDAYA LOBSTER AIR TAWAR

Tips 1 Budidaya Lobster air tawar:
Gunakan indukan berukuran fisik besar (dapat menghasilkan +/-500 s/d +/-900 per ekor 1 kali bertelur)sebagai produksi bibit dan untuk mempercepat pertumbuhan bibit ukuran 2Cm beri makanan ekstra berupa cacing sutra, dan berikan cacing tanah untuk mempercepat proses bertelur untuk yang dikawainkan, kemudian perlu anda ketahui juga pada proses pergantian kulit berarti proses pertumbuhan,(bertambah besar).Terutama pada proses pembesaran di aquarium,oleh karena itu guna merangsang pergantian kulit sesering mungkin seiring dengan seringnya anda melakukan pergantian air pada aquarium (tiap 3hari atau seMinggu 1kali) tergantung tingkat kekeruhan airnya.

Tips 2 Budidaya Lobster air tawar
Lakukan pengawasan sesering mungkin, untuk menghidari serangan sekelompok Lobster lain terhadap Lobster yang sedang mengalami proses ganti kulit (moulting). Oleh karena pada saat proses moulting, disamping kondisinya yang lemah,pada saat itu juga mengeluarkan cairan zat yang dapat merangsang sifat kanibal dan melakukan penyerangan terhadap lobster yang sedang tidak berdaya. Dan berikan juga pengaman pada tempat (Kolam atau Aquarium) agar Lobster tidak kabur karena sifat pengembaraanya yang tinggi, dan dapat bertahan hidup hingga 8 s/d 12 jam diluar kolam/aquarium.

Tips 3 Budidaya Lobster air tawar
Berikan makanan tambahan/ektra, terutama pada malam hari, sekitar Pkl.19.00~21.00 secukupnya, periksa dan berikan makan berupa pelet, bila sudah tidak terdapat sisa makanan yang diberikan pada waktu sore hari. Hal ini dilakukan guna menghinadri saling menyerang diantara sesama Lobster, oleh karena hewan ini mempuyai sifat kanibalisme yang sangat tinggi di samping itu aktivitas kelompok hewan ini meningkat pada malam hari termasuk untuk mencari mangsa. Jenis hewan ini tidak menebar bau anyir/amis seperti jenis udang atau ikan lainnya, jadi budidaya ternak dapat/layak dilakukan dilingkungan rumah/tempat tinggal.

Tips 4 Budidaya Lobster air tawar
Tentukan pilihan anda sebelum terjun ke dunia bisnis Lobster Air Tawar ini oleh karena cara pengelolaannya terdiri dari beberapa segmen, apakah anda sebagai : pedagang ; Ternak pembesaran ; Ternak pembibitan ;Ternak hobi/koleksi. hal ini perlu dilakukan agar langkah usaha yang anda jalankan bisa lebih terfokus. Baca juga buku sebagai referensi yang mudah didapat, dan salah satu penyedianya GRAMEDIA,yaitu Seri Agribisnis LOBSTER AIR TAWAR Pembenihan dan Pembesaran, penulis; R Hondo Wiyanto/Rudi Hartono, cetakan Jakarta 2003 dan Pembenihan Lobster Air Tawar Lokal Papua, penulis;Samuel Patasik, cetakan Jakarta 2004.
Cara Budidaya Lobster air tawar

Tips 5 Budidaya Lobster air tawar
Apabila pilihan Budidaya/ternak pembesaran,siapkan kolam untuk pembesaran mulailah dengan skala kecil dengan tujuan untuk mendapatkan pengetahuan tetang sifat sifat yang spesifk dari hewan ini yang salah satunya adalah sifat kanibalisme yang tinggi.Agar skala resiko penyusutan pupulasi yang diakibatkan kematian dan kekurang terampilan dapat ditekan sekecil mungkin jika kelak memasuki usaha skla besar. Dan apa bila pengetahuan tersebut sudah didapat, mulailah dengan prencanaan produksi untuk target panen setiap bulan, untuk melihat ilustrasi perencanaan.

Tips 6 Budidaya Lobster air tawar
Pilihan budidaya ternak pembibitan sama dengan halnya dengan langkah budidaya pembesaran hanya pembibitan lebih sensitif lagi,sebaiknya biarkan s/d usia +/-1.5 bulan baru pindahkan kekolam pembesaran. Hewan ini memang hidup lebih sesuai di iklim tropis dengan suhu udara 24 sampai dengan 30 derajat celcius demikian juga kondisi air, khusus untuk anak yang baru dipisahkan dari induknya (burayak) pergunakan alat atau cairan pengukur Ph air, kemudian apa bila Ph air tidak ideal (Ph air ideal untuk LAT = 7 s/d 9 ) dapat diatasi dengan cara memberikan additive Ph up ataupun Ph Down, guna mempetahankan Ph ideal. Semua perlengkapan untuk mengontrol keadaan Ph air bisa didapat di tempat penjualan accessories ikan hias terdekat.

Tips 7 Budidaya Lobster air tawar
Pilihan tempat,rencanakan lokasi penempatan aquarium maupun kolam pemeliharaan pilih yang nuansanya tidak bising karena hewan ini mudah stress oleh hal-2 yang demikian,terutama pada proses perkawinan dan kehamilan kemungkinan telur yang dikandungan akan mudah rontok, sehingga akan menghambat proses pengembang biakan yang diinginkan. Hindari lingkungan hama pemangsa, tikus, kucing, dan sejenis nya,dengan memasang pelindung tutup kawat ayam dan sejenisnya. Ketinggian permukaan air 15 s/d 20 Cm dan supply oksigen yang cukup dengan memasang aerotor/air stone(gelembug-2 udara) dan Filter pump, agar selalu terjadi sirkulasi air yang bersih.

Selasa, 27 Agustus 2013

Pagelaran Moto GP Brno Circuit

Rossi Nilai Yamaha Kini Tertinggal dari Honda

Kris Fathoni W - detikSport
Getty Images
Brno - Valentino Rossi menilai bahwa Honda kini sudah mengungguli Yamaha dalam persaingan di MotoGP. Salah satu indikasinya adalah hasil di MotoGP Republik Ceko akhir pekan lalu.

Dalam balapan di Brno itu Marc Marquez dan Dani Pedrosa membuat Repsol Honda mencatatkan finis satu-dua. Hasil tersebut sekaligus membuat Honda sudah memenangi empat balapan terakhir--lewat Marquez--dan meraih pole dalam enam dari delapan seri terakhir.

Kali terakhir Yamaha mampu meraih kemenangan adalah bulan Juni lalu, ketika Rossi memenangi MotoGP Belanda. Tim pabrikan Yamaha, yang diperkuat Rossi bersama Jorge Lorenzo, bahkan belum bisa meraih pole lagi sejak MotoGP Spanyol--Lorenzo meraih pole di sana.

Walaupun biasanya Honda dan Yamaha masing-masing memiliki sirkuit yang cenderung lebih cocok untuk mereka dan sebaliknya untuk tim rival, Rossi menilai kalau Honda kini sudah mengikis kekurangan tersebut sehingga Yamaha kini sudah tertinggal dan mesti mengejar.

"Aku pikir sekarang Honda, dan terutama (motor-motor) Repsol, lebih tangguh dari (Yamaha) M1," nilai Rossi di Autosport.

"Kami harus terus berbenah. Sulit untuk berbicara mengenai satu lintasan atau yang lain (mengenai karakteristik ke sebuah pabrikan), karena kini dua motor dari pabrikan Honda amat tangguh (dan) kedua pebalapnya hebat, terutama Marc."

"Jorge sudah berusaha maksimal dengan Yamaha (di Brno), berusaha memulai dengan 100 persen sedari awal, tapi itu tidak cukup. Kami mesti bekerja selangkah demi selangkah, dan juga untuk masa depan, guna meningkatkan M1 dan kembali dengan lebih termotivasi," seru Rossi.

Klasemen MotoGP untuk sementara dipuncaki oleh Marquez dengan diikuti oleh Pedrosa. Sedangkan posisi tiga dan empat secara beruntun dihuni oleh Lorenzo dan Rossi.

baca selanjutnya :
http://sport.detik.com/read/2013/08/28/075258/2342566/81/marquez-bertekad-lanjutkan-momentum-kemenangan-di-silverstone?s99220269

Budidaya Lobster Air Tawar (LAT) Part I



TEKNIK BUDIDAYA LOBSTER AIR TAWAR CARA CEPAT MEMPERSINGKAT WAKTU PANEN



Santai saja, sebelum kita masuk kepada teknik budidaya lobster air tawar. Saya akan mengulas sedikit tentang Segmen Pembenihan dan pembesaran lobster air tawar. Pada prinsipnya pembenihan dan pembesaran adalah satu kesatuan yang dapat dibudidayakan karena tujuan akhir dari budidaya lobster air tawar adalah menciptakan lobster air tawar konsumsi. Karena lobster air tawar sangatlah mudah dan tidak harus memiliki keahlian khusus seperti budidaya udang lainnya atau ikan air tawar yang memiliki teknik sedemikian rumit dengan sistem kawin suntik dan pengawasan khusus, memang untuk lobster air tawar ini yang terpenting ada minat untuk mengerjakannnya saja dengan oksigen yang cukup didalam air dan pakan yang cukup tidak berlebihan maka lobster akan tumbuh sempurna dan bongsor. Tidak meyita waktu banyak apabila bapak mempunyai rutinitas aktifitas lain. Seperti bekerja, lobster air tawar dapat dikasih makan pada pagi dan sore hari untuk pembersihan kolam dan pensortiran paska panen dapat dilakukan pada waktu libur.

Apa yang dibutuhkan untuk segmen pembeihan dan pembesaran:

1. Pembenihan adalah menghasilkan bibit atau anakan lobster air tawar hingga ukuran 2 Inci. Yang diperlukan adalah Induk Berkualitas yang tidak mudah terserang penyakit dan bukan dari hasil perwakinan sedarah (inbreeding) pasalnya perkawainan sedarah akan menghasilkan lobster berkelamin ganda atau intersex. Karna ILC Farm sangat menjaga sekali mendapatkan indukan dengan melakukan selective breeding artinya kami melakukan selective sekali untuk pertumbuhan lobster yang pertumbuhannya paling cepat diantara yang lain dalam satu generasi, itu kami pisahkan antara kelamin jantan dan betina pada ukuran 2 inci agar pada saat menginjak dewasa lobter tersebut tidak kawin dalam usia dini. Apa yang dibutuhkan pada segmen pembenihan adalah induk lobter air tawar yang kami paket dalam ukuran SET. 1 set (5 betina+4jantan) dengan kepadatan tempat pembesaran 50cmX50cm dengan tinggi air mak 30 cm dengan atap tertutup atau bisa memberi atap sebuah paranet untuk tanaman angerek atau Terpal. Untuk kolam perkawainan diusahakan mak 1 set 1m2. karna nantinya kalau kapasitas sedikit sedangkan kolam terlalu besar itu akan mengurangi lobster memilih pasangannya. Karan frekwensi mereka jarang bertemu. Dan untuk medianya pembenihan tidak harus memiliki lahan yang terlalu luas perkawinan indukan cukup mengunakan aquarium atau kolam semen dan pembesaran akanan hingga ukuran 2 inci dapat dilakukan dikolam semen juga.

2. Pembesaran adalah menghasilkan lobter ukuran konsumsi, biasanya untuk lobster air tawar yang disajikan di restoran ukuran Per Kg isi 10-12 ekor. Apa yang dibutuhakan yaitu bibit lobster air tawar ukuran 2 inci untuk pembesaran. Dan ini harus memiliki lahan agak sedikit besar dan kami sarankan untuk pembesaran harus kolam tanah. Karena kolam tanah memiliki struktur tanah untuk lobster hidup seperti dihabitat aslinya, karana saya sudah meriset membandingkan pembesaran di aquarium, kolam semen, bak fiber, kolam terpal, kolam karper tetapi tetap kolam tanag menghasilkan pertumbuhan yang lebih cepat dari yang lainnya. maksimal 10 ekor per meter. Dan ini harus dipisahkan antara jenis kelamin betina dan jantan agar ketika pembesaran lobster tidak kawin. Dan diusahakan untuk kelamin jantan saja yang dibesarkan karena memang jantan lebih cepat pembesaran dibanding betina.

Pembenihan dan pembesaran pada dasarnya menjadi satu kesatuan . awalnya hanya induk lobster air tawar yang dikawinkan dalam kolam semen setelah 2 minggu kolam dikuras semua maka akan ada lobster yang sudah gending telur dipindahkan kedalam kolam atau aquarium untuk masa pengeraman 1 bulan setelah itu lobster dipindahkan ke kolam semen untuk penetasan anakan lobster setelah itu biarkan anakan lobster besar hingga ukuran 2 inci selama 2 bulan setelah itu lobster disortir antara kelamin jantan dan betina siap untuk dibesarkan didalam kolam pembesaran yaitu kolam tanah, dengan masa pembesaran 6 bulan lobster dapat dipanen hingga ukuran 10 -12 ekor per Kg. Cukup sederhana kan, untuk induk lobster ukuran 4 Inci dapat menghasilkan 200 ekor telur dengan tingkat kematian 15%. Semakin besar ukuran lobster dan semakin sering lobster dikawinkan maka lobster tersebut akan semakin banyak menghasilkan telur.


TEKNIK BUDIDAYA LOBSTER AIR TAWAR PEMBENIHAN MAUPUN PEMBESARAN

Lobster air tawar biasanya hidup di danau, rawa atau sungai. Ar tawar, yang terletak di kawasan perairan papua nugini dan Australia. Umumnya tempat hidup (habitat) lobster air tawar memiliki ciri-ciri khusus, seperti sungai yang tepinya dangkal dan bagian dasarnya terdiri atas Lumpur, pasir dan bantuan.
Suhu untuk pertumbuhan lobster adalah 26 – 310 C. dengan kandungan oksigen terlalut (02) 3-5 ppm, dan PH 6 – 8,5. sebetulnya ini tidak berpengaruh terlalu besar harus mengikuti patokan diatas. Namun cara yang sangat sederhana misalkan untuk kolam yang akan diisi air hendaknya diendapkan terlebih dahulu selama 1 hari 1 malam dengan tambahan supplayan oksigen terlarut seperti pompa atau aerator gunannya agar ph air menjadi naik atau stabil dikisaran 7 dan oksigen terlalut akan naik sampai 4-5 ppm dan untuk suhu tidak terlalu sudah dengan iklim seperti di Indonesia ini.
Supplayan oksigen terlalut itu sangat sekali dibutuhkan untuk kelangsungan hidup lobster. Media persembunyian juga harus ada agar gunanya mengurangi tinggat bertemunya lobster dengan yang lain. Karna lobster memiliki sifat kanibalisme yang tinggi ini bisa kita hindari dengan memberi paduan tempat persembunyian yang banyak seperti batu bata roster, genteng, pipa paralon yang dapat disesuaikan dengan ukuran lobster, paranet angrek atau karung. Dll kami akan menyertakan beberapa gambar bapak agar dapat mengetahui.

PAKAN ALA ISLAMIC LOBSTER CENTER (ILC FARM)

Untuk anakan yang baru menetas dapat diberikan makan cacing sutra, cacing beku, kutu air beku, pellet yang halus dll. Pada umumnya apapun makan dapat dimakan oleh lobster air tawar karna di habitat asalnya apapun yang ada diperairan akan dimakannya, karna lobster air tawar memang tidak susah seperti jenis perudangan lainnya atau pun perikanan lainnya.

Riset dari ILC Farm untuk makanan yang mengandung perotein segar jauh lebih cepat pertumbuhannya di banding sayur-sayuran atau pellet lobster. Cacing termasuk jenis protein segar yang dapat ditemui dan tidak repot untuk mencarinnya dan dari segi harga pun tidak terlalu mahal untuk anakan lobster yang berukuran 5 inci dengan jumlah telur kurang lebih 400 butir dapat dapat menghabiskan sekitar 2 liter cacing sutra dengan harga Rp 10.000. per liter untuk makan perbulan. Dengan waktu 2 – 3 bulan dapat mengahasilkan bibit ukuran 2 inci Up.

Untuk bibit lobster air tawar berukuran 2 inci masuk pembesaran untuk pembesaran lobster konsumsi dengan pembesaran 5 – 6 bulan pada perinsipnya sama bisa kita berikan apa saja, tapi ILC farm tetap memilih protein segar sebagai menu utama dan pellet lobster auau sayuran sebagai menu selingan. protein segar pun sangat bervareasi mulai dari cacahan ikan sampai empla usus, jeroan dan keong mas. Tetapi keong mas ternya memiliki kandungan protein yang sangat lengkap dan gizi yang banyak dan mudah dicari atau dikembangbiakan. Pembesaran dapat menekan biaya untuk pakan sampai menjadi 0 %. Ini terbukti sangat ampuh. Budidaya apapun biaya paling besar yaitu penyediyaan pakan, kalau biaya pakan bisa ditekan sampai 0 % dana investasi bisa digunakan untuk penunjang lainnya. Tanpa mengurangi dari kelezatan lobster itu sendiri. Suatu proses lobster bisa tumbuh sehat dan bongsor adalah tersedianya air yang cukup, oksigen terlarut yang cukup agar bisa merubah zat-zat makan menjadi daging dan pakan yang berprotein segar. Maka lobster akan tumbuh cepat dan dapat mempersingkat waktu pemanenan.